Sabtu, 30 Mei 2015

Dear Future Husband

Mungkin kita pernah pacaran. Atau mungkin juga kamu mantan pacarnya temen aku. Atau aku mantan pacarnya temen kamu. HAHA UDAH-UDAH!

Aku tau aku bukan siapa-siapa sebelumnya. Tapi semenjak memutuskan untuk menerima kamu menjadi suamiku, aku siap jadi siapa siapa kok.

Bukan siapa-siapanya orang lain. Tapi siapa-siapanya kamu. Jadi orang yang ada di belakang waktu kita shalat. Jadi orang yang ada di sebelah kamu setiap kamu bangun tidur. Jadi partner gantian sama kamu waktu anak kita nangis tengah malem. Jadi orang yang selalu disebut sama anak kita saat dia dapet prestasi di sekolah "Aku kan anak papa sama mama!".

Aku ga nuntut apa-apa kok. Aku makannya ga ribet. Kamu mau coba masakin aku yang bumbunya beli di warung terus keasinan juga aku makan. Asal makannya disuapin sama kamu hehe. Mungkin, aku ga jago masak. Kita masak random bareng di dapur sambil youtube-an kan bisa.

Aku siap jadi tempat kamu berbagi kisah. Mau sedih, seneng atau apapun aku siap 24/7 buat kamu. Tapi ngeluhnya sama aku ya sum (suami)

Kamu pernah ke Iceland ga? Ga pernah ya? Yaudah nanti ke sana sama aku ya. Aku juga belum pernah.

Oh udah pernah ya? Yaudah kita balik lagi yuk.

Oh dulu ke sana sama mantan? Yaudah Iceland jelek. Kita ke London Eye aja ya.

Haha becanda. Kemanapun. Kapanpun. Aku rela cuti kerja buat nemenin kamu jalan-jalan. Oh aku ga boleh kerja ya? Tapi aku pengen ngumpulin nafkah bareng-bareng. Biar besok kalo tua kita pake duit itu sama-sama juga. Ajak 2 anak kita ya? Family Comes First.

Dan setiap kita mau tidur, setiap kamu tanya "will you still love me in the morning?"
Jawaban aku akan selalu sama "Forever and ever, baby".

See you someday.
Your future wife :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar